Skip to main content

Panduan Cara Install dan Konfigurasi SSH Server di Linux Ubuntu

Panduan Cara Install dan Konfigurasi SSH Server di Linux Ubuntu

OmahJaringan.com - Panduan cara install dan konfigurasi SSH Server di Linux Ubuntu. SSH atau Secure Sheell ini merupakan jenis protokol dalam jaringan komputer yang merupakan salah satu akses komunikasi dan telah dilengkapi dengan enkripsi.

Protokol  ini digunakan untuk keperluan mengakses suatu perangkat server atau perangkat keras jaringan, dengan cara login dan memberikan perintah berbasis teks atau Command Line Interface (CLI).

Setia perangkat keras pada infrastruktur jaringan seperti switch, router, server yang pada umumnya telah dilengkapi fasilitas akses SSH yang berjalan pada port 22.

Kemudian jika telah ada secara default tentunya kita dapat secara langsung mengakses ssh pada server menggunakan ip perangkat.

Sayangnya tidak semua perangkat pada server maupun jaringan yang sudah terinstall SSH server secara default. Tentunya kita harus menambahkannya sendiri apabila ingin mengkases perangkat via remote.

Pada panduan cara install dan konfigurasi SSH server di Linux Ubuntu, kurang lebihnya hampir sama. Kami telah mencobanya pada Linux Ubuntu 12.04, Ubuntu 14.04, dan Ubuntu 18.04.

Secara teknis kurang lebih perintah menginstall SSH server pada semua distro linux sama saja, karena package manajemen yang digunakan pun sama yaitu menggunakan perintah apt-get

Cara Install dan Konfigurasi SSH Server di Linux Ubuntu Semua Versi


Langkah-langkahnya install dan konfigurasi SSH Server cukup mudah, kamu hanya perlu menggunakan akses terminal pada Ubuntu dan masukkan perintah. 

sudo apt-get install ssh

Hanya menggunakan baris perintah tersebut, secara otomatis Ubuntu akan mengenali dan menginstall SSH server. Selain itu kamu juga harus melakukan beberapa penyesuaian port SSH agar terhindar dari serangan brute force, caranya tentu saja dengan merubah port akses SSH.

Untuk melakukan penyesuaian tersebut, masukkan perintah pada terminal konfigurasi direktori /etc/ssh

sudo nano /etc/ssh/sshd_config 

Kemudian coba kamu cari kata port 22, kemudian ganti port default tersebut dengan port 8006. Jika kamu telah selesai merubah port, kamu tekan tombol kombinasi Ctrl + X untuk Exit, lanjut  tekan Y, dan ENTER untuk menyimpan konfigurasi.

Setelah itu lanjut restart SSH Server, agar memastikan bahwa konfigurasi telah tersimpan.

sudo /etc/init.d/ssh restart

Pastikan jika server SSH Server telah aktif dan siap digunakan, dengan cara memasukkan perintah pada terminal Ubuntu.

sudo /etc/init.d/ssh status

Lakukan test hasil konfigurasi SSH Server menggunakan aplikasi PuTTY. Masukkan HostName dan Port, Klik Open.

Jika kamu ingin remote SSH Server menggunakan Linux, kamu dapat memasukkan perintah remote

ssh -l username IP -p 8006

Pastikan akses username dan ip telah sesuai, misalnya ssh -l omahjaringan 192.168.0.2 -p 8006

Manfaat menginstall dan konfigurasi SSH server di Linux, tentunya kamu dapat melakukan troubleshoot kapanpun dan dimanapun menggunakan akses remote. Selain itu, penggunaan SSH Server jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan menggunakan media remote lainya seperti RDP atau TeamViewer yang membutuhkan bandwidth yang kencang.





Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar, kritik maupaun saran kamu berdasarkan pembahasan yang sesuai dengan halaman ini. Kamu juga dapat menghubungi OmahJaringan melalui halaman kontak.
Buka Komentar
Tutup Komentar