Skip to main content

Sertifikasi Penting Dalam Bidang IT yang Harus Kamu Miliki

Sertifikasi Penting Dalam Bidang IT yang Harus Kamu Miliki

OmahJaringan.com - Tidak sebarangan orang dapat dipercaya dan diberi amanah tanggung jawab dalam mengelola sebuah sistem jaringan komputer. 

Tentunya perlu bukti khusus yang membuat kamu dapat dipercaya dan diberi amanah klien dalam mengelola bahkan membangun infrastruktur jaringan komputer yang dimiliki klien. 

Kompetensi khusus ini tentunya harus sudah diuji oleh para ahli yang memiliki wewenang dalam mengeluarkan sertifikat ahli dalam bidangnya. 

Ijazah memang menjadi salah satu bagian dari sertifikat, namun biasanya sertifikat hanya memiliki peran dalam menentukan batasan umum saja. Sementara itu, masih banyak sertifikat kompetensi yang harus didapatkan untuk mendapatkan keuntungan lebih dibandingkan seseorang yang hanya memiliki sertifikat ijazah saja. 

Sektor Information Technology (IT) merupakan salah satu bidang yang paling penting dan setiap orang yang membutuhkan sumber daya manusia, sangat menuntut adanya sertifikat kompetensi. Karena pekerjaan dalam bidang tersebut, merupakan amanah yang besar dalam menjaga operasional jaringan perusahaan dan melindungi keamanan jaringan. 

Bahkan ada juga yang mengatakan, buat apa lulusan IT tanpa memiliki sertifikat-sertifikat kompetensi? Karena sertifikat kompetensi sangat penting, sebagai modal dalam mencari pekerjaan bahkan dalam mendapatkan klien.

Sertifikasi dalam bidang IT, biasanya dikeluarkan langsung oleh perusahaan raksasa IT seperti Cisco dan Microsoft. 

Apabila kamu, saat ini termasuk orang yang sedang mendalami bidang IT serta memiliki niat untuk meningkatkan karir ada baiknya kamu mempertimbangkan dalam mengikuti sertifikasi bidang IT berikut:

Cisco Certified Network Professional (CCNP)


Sertifikasi kompetensi ini merupakan jenis sertifikasi kelas menengah yang membuktikan bahwa seseorang yang berhasil mendapatkan sertifikat CCNP merupakan orang yang sudah mahir dalam bidang jaringan, serta memiliki keahlian khusus dalam bidang instalasi infrastrukutur jaringan LAN/WAN. 

Seseorang yang telah memiliki sertifikat CCNP telah mendapatkan pengakuan bahwa ia mampu dalam melakukan proses konfigurasi routing dan scalable jaringan intranet dalam sebuah instansi atau perusahaan. 

Kamu yang ingin menjadi seorang yang berhasil mendapatkan sertifikat CCNP maka kamu akan diuji terlebih dahulu dengan ujian kompetensi berupa ujian routing, switching dan troubleshooting jaringan IP. 

Tapi kamu perlu menyediakan biaya sendiri untuk mengikuti ujian sertifikasi CCNP berkisar 7 juta rupiah (500 US$) sekali ujian, dan sertifikat CCNP ini hanya berlaku selama tiga tahun. Setelahnya kamu perlu mengikuti ujian kembali dan mendapatkan sertifikat yang baru.

Cisco Certified Network Associate (CCNA)


Berbeda dengan sertifikat CCNP, yang dikategorikan sertifikat kelas menengah dalam bidang jaringan. Sertifikat CCNA merupakan sertikat level rendah dalam bidang jaringan. Sertifikasi CCNA ini biasanya diperuntukan dalam bidang pendidikan, engineer bahkan untuk umum. 

Seseorang yang berhasil mendapatkan sertifikat CCNA ini bisa dikatakan sudah ahli dalam instalasi jaringan, swiching, dan routing dalam sekala kecil. 

Sertifikat CCNA ini terkadang juga sering muncul sebagai persyaratan khusus bagi kamu yang ingin menjadi engineer, khususnya networking di bidang keamanan jaringan.

Kamu juga perlu mempersiapkan biaya untuk mengikuti ujian sertifikasi CCNA. Satu ujian kompetensi tertulis CCNA ini kurang lebih membutuhkan waktu selama 90 menit dengan biaya sekitar 4 juta rupiah (295 US$). Sama halnya dengan sertifikat CCNP, sertifikat CCNA juga memiliki masa berlaku selama tiga tahun saja.

CompTIA A+


CompTIA A+ merupakan jenis sertifikasi kompetensi paling dasar dari CompTIA yang khususkan bagi seseorang yang ingin meniti karir menjadi seorang teknisi komputer. 

Sertifikasi CompTIA A+ ini terkadang juga menjadi bahan pertimbangan suatu perusahaan dalam menentukan kandidat sumber daya manusia yang dibutuhkan. Karena sertifikat tersebut telah memberikan pengakuan bagi pemegangnya sebagai ahli dalam bidang hardware dan software. 

Seseorang yang memiliki sertifikat CompTIA A+ biasanya telah memiliki keahlian komputer seperti melakukan proses instalasi, konfigurasi, diagnosa, dan mengelola jaringan pada skala kecil. 

Sertifikat ini juga menjadi salah satu landasan bagi seseorang jika ingin mengikuti jenjang sertifikasi yang lebih tinggi seperti sertifikasi dari Microsoft dan juga Novell. 

Namun untuk mendapatkan sertifikat CompTIA A+, seseorang harus mengikuti lebih dari satu kali ujian, yang terdiri dari ujian tertulis dan ujian praktek serta biaya ujian sertifikasi sekitar 2,6 juta rupiah (188 US$). Adapun masa berlaku sertifikat CompTIA A+ yaitu selama tiga tahun. Kamu dapat membaca penjelasan lain terkait jenis-jenis sertifikasi Comptia di : Pengertian dan jenis sertifikasi Comptia

Project Management Professional (PMP)


PMP merupakan salah satu sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan oleh Project Management Institute, sebuah lembaga sertifikasi kompentensi independent yang berada di Pennsylvania, Amerika Serikat. 

Seseorang yang telah memiliki sertifikat kompetensi ini dianggap telah ahli dalam bidangnya dan dirinya layak memimpin dan mengatur satu tim dalam sebuah proyek. 

Sertifikat PMP diakui secara luas dalam dunia industri, sertifikasi kompetensi ini juga tidak hanya terbatas pada dunia IT saja. Tapi juga diakui oleh para pelaku dunia IT yang beranggapan bahwa sertifikat PMP termasuk sertifikat yang wajib dimiliki oleh para profesional, mengingat pekerjaan di dunia IT pada umumnya di kerjakan secara tim bukan individual. 

Sehingga kemampuan seseorang dalam memimpin sebuah tim pastilah sangat penting. Untuk mendapatkan sertifikat ini, Anda harus melewati satu ujian dan menjawab kurang lebih ada 200 buah pertanyaan.

Microsoft Certified Solutions Expert (MCSE)


MCSE juga salah satu sertifikasi kompetensi yang tidak boleh dilewatkan. Terlebih sertifikat ini dikeluarkan oleh perusahaan IT terbesar dunia yaitu Microsoft Corporation.
Sertifikat ini menjadi salah satu bukti atau tolak ukur bagi seseorang yang telah berhasil mengikuti ujian, dan mendapatkan pengakuan yang ahli dalam bidang sistem instalasi khususnya untuk sistem operasi buatan Microsoft, termasuk melakukan perbaikan dari setiap masalah terjadi di dalam sistem. 

Para pemegang sertifikat ini biasanya dapat berkarir sebagai seorang konsultan dalam bidang IT atau menjadi staff ahli bidang IT di berbagai instansi maupun perusahaan. 

Tak perlu heran jika jika sertifikat MCSE ini juga termasuk ke dalam daftar sertifikat yang wajib dimiliki tenaga profesional dalam bidang it.

Bagi yang telah berhasil mendapatkan sertifikat MCSE, biasanya orang tersebut telah memiliki kemampuan dalam memberikan dukungan teknis, system analyst, network analyst, dan juga konsultan.

Bagi kamu yang ingin mendapatkan atau mengikti sertifikasi kompetensi MCSE ini, kamu bisa mengikuti ujian yang beragam tergantung spesialisasi yang ingin diambil dalam sertifikasi.

Biaya yang perlu kamu persiapkan dalam mengikuti ujian sertifikasi kompetensi ini berkisar di angka 2,1 juta rupiah (150US$) per ujian dengan masa berlaku sertfikat MCSE selama lima tahun.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar, kritik maupaun saran kamu berdasarkan pembahasan yang sesuai dengan halaman ini. Kamu juga dapat menghubungi OmahJaringan melalui halaman kontak.
Buka Komentar
Tutup Komentar