Skip to main content

Tips Cara Merawat Komputer Server Agar Tahan Lama

Tips Cara Merawat Komputer Server Agar Tahan Lama

Percayalah kalau kamu sudah memiliki sebuah komputer server yang tangguh sekalipun, jika tidak dirawat dengan baik akan percuma saja. Penggunaan operasional komputer yang asal-asalan, sangat memungkinkan pendek usia perangkat tersebut alias rusak.

Ini yang menjadi kewajiban OmahJaringan kepada setiap klien, yaitu mengedukasi agar klien dapat merawat komputer server agar bisa bertahan lama. Karena kurangnya pengetahuan terkait cara merawat komputer server dapat menyebabkan penurunan performa komputer hingga usia komponen perangkat, sehingga server tidak dapat bekerja secara maksimal lagi.

Kesalahan perawatan atau penggunaan server menyebabkan server berumur lebih pendek dari yang seharusnya, sehingga perusahaan perlu mengeluarkan dana operasional untuk pergantian komponen bahkan membeli server baru. Padahal hal tersebut bisa diminimalisir bahkan bisa dihindari dengan cara mengetahui perawatan komputer server yang tepat.

Cara Merawat Komputer


Berikut ini cara merawat komputer server agar dapat bertahan lama dan meminimalisir kerusakan pada perangkat.

#1. Komputer Server di Ruang Khusus

Masih banyak orang yang belum memahami bahwa komputer server perlu mendapatkan perlakukan khusus dibandingkan dengan komputer biasa.

Ruangan tempat server sebaiknya dibuatkan ruangan server sendiri dengan perangkat pendukung jaringan lainya. Selain itu suhu ruangan juga perlu diperhatikan, karena server diharuskan bekerja selama 24 non stop. Sehingga bisa dikatakan jaringan tidak boleh mati satu detik pun. Masalahnya jika server mati, seluruh aktivitas dalam jaringan akan terganggu.

Maka dari itu, untuk dapat memastikan perangkat server dapat aktif selama 24 jam, perlu ditempatkan diruang khusus agar dapat diawasi dengan baik. Akses didalam ruangan server juga perlu dibuat khusus, agar terhindar dari gangguan binatang pengerat seperti tikus yang dapat menyebabkan kerusakan pada kabel jaringan komputer.

#2. Sumber Daya Listrik Cadangan

Penggunaan listrik cadangan sangat direkomendasikan, karena adanya kemungkinan listrik mati secara tiba-tiba. Sehingga untuk menjadi server menyala selama 24 jam, maka perlu memiliki cadangan listrik. Misalnya dengan UPS yang terhubung ke perangkat server.

Penggunaan UPS juga bisa digunakan sebagai pengaman listrik, bila terjadi lonjakan atau penurunan tegangan. Misalnya ada kejadian listrik padam dan menyala berkali-kali, jika tanpa pengaman UPS ini perangkat server akan nyala dan hidup berulang sehingga merusak sistem yang ada didalamnya.

#3. Backup Data Secara Berkala atau Otomatis

Data didalam suatu perusahaan sangat penting, meskipun dengan teknologi yang minim resiko human error atau system error pun sangat mungkin terjadi. Jadi perlu adanya jadwal backup berkala, ataupun menggunakan software backup otomatis. Kamu dapat menggunakan Acronis Tru Image Home (ATIH) untuk menggunakan proses backup data server.

#4. Backup Otomatis Database Server

Database administrator memiliki kewajiban dalam membackup database, ada baiknya menggunakan otomatis back up database secara berkala pada server. Selain itu kamu bisa melakukan penjadwalan backup seluruh data server setiap saat akan lebih aman dalam memonitor database yang ada.

Hal ini dimaksudkan ketika terjadi error akses database, kamu dapat merestore kembali database pada tanggal, bulan, atau tahun yang dibutuhkan.

#5. Pasang Antivirus pada Server

Jika menggunakan sistem operasi Windows server, ada baiknya untuk menginstall antivirus server. Sehingga dapat meminimalisir dari serangan virus perusak sistem, dan juga disarankan untuk mengupdate antivirus setiap saat.

Namun jika menggunakan sistem operasi linux, kamu tidak perlu repot-repot melakukan hal tersebut.

#6. Gunakan Firewall atau Proxy Server

Menggunakan firewall atau proxy server dapat membantu kamu dalam menjaga keamanan jaringan komputer. Program ini akan memberikan perlindungan pada server agar terhindar dari tindakan ilegal seperti gangguan virus maupun penyusupan selama 24 jam. Selain itu dengan firewall dan proxy dapat menjaga jaringan server dari data asing yang mencurigakan.

#7. Uninstall Aplikasi yang Tidak diperlukan

Mempertimbangkan untuk uninstall aplikasi yang tidak diperlukan dalam system juga langkah yang baik. Cara ini bisa menjadi salah satu cara dalam meningkatkan peforma komputer server, tanpa harus menjalankan berbagai macam aplikasi yang tidak diperlukan.

#8. Kebersihan Perangkat Server

Selain itu kamu juga harus tetap menjaga server dari kotoran atau debu yang menempel pada perangkat. Debu atau kotoran yang menutupi bagian-bagian perangkat dapat menganggu performa. Akses terbatas ke ruang server perlu dilakukan, hal ini dimaksudkan agar memudahkan pengawasan server komputer. Data yang ada di server merupakan data penting yang berisi berbagai macam informasi perusahaan, tentunya kamu tidak ingin sembarangan orang masuk kedalam ruangan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar, kritik maupaun saran kamu berdasarkan pembahasan yang sesuai dengan halaman ini. Kamu juga dapat menghubungi OmahJaringan melalui halaman kontak.
Buka Komentar
Tutup Komentar